PERAN SELF –DIRECTED ORIENTED ASSESSMENT SLOA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Rikayanti Rikayanti

Sari


Artikel ini merupakan hasil kajian teori tentang pengukuran. Berbicara mengenai pembelajaran, maka tidak akan terlepas dari tiga istilah yaitu pengukuran, evaluasi, dan asesmen. Ketiga istilah ini mengindikasikan pada hasil belajar tetapi ketiganya memiliki makna yang berbeda. Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang berimplikasi terhadap kurikulum, maka Prof. Magdalena Mo Ching Mok dari Hongkong Institute of Education menerapkan Self-directed Oriented Assessment SLOA. Berdasarkan kajian pada salah satu bukunya, SLOA ini dapat diterapkan pada pembelajaran matematika di Indonesia dengan mengadaptasi model SLOA, Vertical Scale, RASCH Model, metakognisi dan konten lainnya. Pada prinsipnya suatu asesmen merupakan proses yang berlangsung selama kegiatan pembelajaran sehingga dapat merekam dan menjadi media untuk mengamati perkembangan peserta didik. Khususnya SLOA yang dikenal memiliki tiga sisi yaitu assessment for learning, of learning, dan as learning diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran melalui umpan balik yang dapat digunakan untuk memperbaiki kegiatan pembelajarn terutama dari sisi pedagogi.

Kata kunci: Asesmen, Self-directed, SLOA


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Black, P., dan William, D. (1998). “Inside The Black Box: Raising Standard Through Classroom Assessmentâ€. Phi Delta Kappan. [Online], Vol 80 (2). Tersedia: http://www.collegenet.uk./admin/download/inside_the-Black_box_23_doc.pdf. [10Februari 2014]

Dietel, R.J., Herman, J.L., dan Knuth, R.A. (1991). What Does Research Say About Assessment? [Online]. Tersedia: http://www.ncrel.org/sdrs/areas/stw_esys/4assess.htm [17Okotber 2002]

Fachrurazi. (2011). Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal UPI [online]. Vol 1, halaman 76-89. Tersedia: http://jurnal.upi.edu/file/8-Fachrurazi.pdf [8 Maret 2013]

Goos, M., Stillman G., dan Vale, C. (2007). Teaching Secondary School Mathematics (Research and Practice for The 21st Century). Singapore: CMO Image Printing

Hiemstra, R. (2004). Self-Directed Learning Lexicon. International Journal of Self-directed Learning vol 1 no 2.

Hoban, G., & Hoban, S. (2004). Self-Esteem, Self-Efficacy, and Self-directed Learning: Separate, but Interrelated. International Journal of Self-directed Learning vol 1 No 2.

McCauley dan McClelland. (2004). Future Studies in Self – Directed Learning at The University of Limerick. International Journal Of Self – Directed Learning,2(1):26-38.[Online] Tersedia: http://www.oltraining.com/SDLwebsite/IJSDL/IJS DL1.2-2004.pdf. [diakses 02/02/2012]

Mok, M. (2010). Self-directed Learning Oriented Assessment. Hongkong Institute of Education: Pace Publishing Limited

________. (2009). Self-directed Learning Oriented Assessment: Theory, Strategy and Impact. Hongkong Institute of Education: Pace Publishing Limited

Sumarmo (2010). Teori, Paradigma, Prinsip, dan Pendekatan Pembelajaran MIPA dalam Konteks Indonesia. Bandung: FPMIPA UPI

Wragg, E. C. (2001). Assessment and Learning in the Secondary School. New York: Taylor and Francis Group.


Article Metrics

Sari view : 108 times
PDF - 285 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright © 2013-2017 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNSIKA. All rights reserved.
Address: Jl. H. S. Ronggowaluyo Telukjambe Timur Karawang, Jawa Barat, Indonesia. Phone: +62817228396, e-mail: journal.judika@unsika.ac.id
p-ISSN: 2338-2996 I e-ISSN: 2528-6978