Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Minjangan (Chromolaena odorata L) sebagai Antidiare terhadap Mencit (Mus musculus)

Penulis

  • Mus Ifaya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mandala Waluya Kendari
  • Nike Herpianti Lolok Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mandala Waluya Kendari
  • Nurlena Ikawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mandala Waluya Kendari
  • Martina Maming Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mandala Waluya Kendari

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan efektivitas antidiare dari ekstrak daun minjangan, menentukan golongan senyawa yang terkandung dalam ekstrak daun Minjangan, dan menentukan konsentrasi optimum ekstrak daun Minjangan (Chromolaena odorata L). Sampel daun Minjangan di ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96 %. Penelitian ini menggunakan mencit putih yang dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol negatif (Na.CMC 0,5%), kelompok kontrol positif (loperamid 2 mg), kelompok ekstrak daun minjangan 80 mg/20 g BB Mencit, kelompok ekstrak daun minjagan 40 mg/20 g BB mencit, dan kelompok ekstrak daun Minjangan 20 mg/20g BB minjangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan One-way Analysis of Variance (ANOVA) (program SPSS 15.0). Uji Statistik One-way Analysis of Variance (ANOVA), hasilnya bahwa nilai p <0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara 3 kelompok perlakuan terhadap kelompok negatif. Dosis efektif yang paling kuat 80 mg/20 g BB Mencit. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak daun Mijangan memiliki efektivitas sebagai antidiare.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2020-09-09