STRATEGI PEMBINAAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK UNTUK MENINGKATKAN MUTU LULUSAN (Studi Kasus pada SMK Al-Mukhtariyah, SMKN 5 Garut dan SMKN 6 Kabupaten Garut)

Authors

  • Ajat Rukajat Dosen Pascasarjana (S2) Prodi PAI UNSIKA

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Strategi Pembinaan Profesionalisme Tenaga Pendidik yang merupakan bagian dari suatu manajemen dalam dunia pendidikan. Kepala sekolah sangat berperan penting dalam membina para tenaga pendidiknya agar tercipta suatu profesionalisme dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik bagi siswa-siswinya.. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan metode utama deskriptif-analitik yang dilengkapi dengan metode dokumentasi dan studi literatur. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi, kuisioner, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga pendidik di SMK Al-Mukhtariyah, SMKN 5 Garut dan SMKN 6 Garut masih mengandalkan peran dari kepala sekolah untuk membina profesionalismenya, karena kepala sekolah mempunyai peran yang sangat penting dalam membina para tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya, tentunya hal ini akan meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Dengan segala hambatan-hambatan yang ditemukan terutama dalam melengkapi sarana dan prasana serta alokasi pembiayaan yang sangat minim tetapi SMK di Kabupaten Garut tetap mampu melaksanakan pembinaan para tenaga pendidiknya yang berdampak meningkatnya kreativitas, kompetensi, sikap terampil, dan sikap tanggung jawab serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pembinaan tenaga didik.
Kata Kunci: Strategi Pembinaan, Profesionalisme, Tenaga Pendidik

Downloads

Download data is not yet available.

References

Departemen Pendidikan Nasional. (2006). Panduan Pengembangan Silabus. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Panduan Pembinaan Sekolah Potensial Menjadi Sekolah Standar Nasional Untuk Sekolah Menengah Kejuruan.

Jakarta: departemen Pendidikan Nasional.

Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Standar Kualifikasi Guru dan Kompetensi Guru. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Dinas Pendidikan Jawa Barat. (2001). Pengolahan Sarana/Prasarana. Bandung: Depdiknas.

Furchan, A. (1982). Pengantar Pendidikan dalam Penelitian. Surabaya: Usaha Nasional.

Imron, A., Maisyaroh dan Burhanudin. (2003). Manajemen Pendidikan. Malang: Universitas Negeri Malang.

Mahdi, J.(2001) Menjadi Pemimpin Yang Efektif dan Berpengaruh. Bandung:PT Syaamil Cipta Media.

Moleong, L. (2009). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung PT Rosda Karya.

Mulyasa, E. (2007). Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung : Rosda Karya.

Mulyasa, E. (2008). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara

Mulyasa, E. (2009). Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Naustion, S. (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito.

NER No. 2 Volume 3 Juli-September (2008) Bandung: Universitas Islam Nusantara.

Permadi, D. (2001). Manajemen Berbasis Sekolah dan Kepemimpinan Mandiri Kepala Sekolah. Bandung : PT Sarana Pancakarya Nusa.

Permadi, D. (2007) Kempemimpinan Transformasi Kepala Sekolah dan Komite Sekolah. Bandung: PT Sarana Pancakarya Nusa.

Sagala, Sy. (2010) Manajemen Strategi dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sudjana dan Ibrahim. (2001). Metode Statiska. Bandung: Tarsito.

Sugiono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N.Sy. (2005). Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Sukmadinata, N. Sy. dan Jami’at, A.N. (2010) Pengendalian Mutu Sekolah Menengah Konsep, Prinsip dan instrumen. Bandung: PT Rafika Aditama.

Undang-undang Repuplik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Bandung: Fokusmedia.

Uwes, S. (2010). Kepemimpinan Islam Dalam Pendidikan.Yogyakarta: Deepublish.

Wahjosumidjo. (2002). Kepemimpinan Kepala sekolah, Tinjauan Teoritis dan Permasalahannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Peraturan Pemerintah dan Peraturan Mentri Pendidikan Nasional

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Depdiknas

Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0489/U/1992 dan No. 054/U/1993 Tentang Tugas dan Tanggung Jawab Kepala Sekolah. Jakarta Depdiknas.

Peraturan Mentri Pendidikan Nasional No.44/U/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah. Jakarta: Depdiknas.

Peraturan Mentri Pendidikan Nasional No.13/U/2007 tentang Standar Kepala Sekolah. Jakarta: Depdknas.

Peraturan Mentri Pendidikan Nasional No. 19/U/2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas.

Peraturan Mentri Pendidikan Nasional No.41/U/2007 Tentang Standar Prosses Untuk Satuan Pendidikan Dasar. Jakarta: Depdiknas.

Peraturan Mentri Pendidikan Nasional No. 39/U/2009 tentang Beban Kerja Guru. Jakarta.

Published

2018-04-20