MUTU DAN KESEJAHTERAAN GURU DI INDONESI

Authors

  • Junaidin Basri Mahasiswa S3 Prodi. Administrasi UPI Bandung

Abstract

Sejalan dengan tuntutan global dan kebutuhan akan pentingnya peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia pada masa kini dan akan datang, Pemerintah RI memiliki komitmen yang kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional, hal itu ditandai dengan dilahirkannya UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Pemerintah wajib memfasilitasi tenaga pendidik untuk menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu, guna mewujudkan tujuan pendidikan nasional, sebagaimana diatur dalam (Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3), “tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab." PP 74 tahun 2008 menyatakan bahwa guru adalah tenaga pendidik professional dengan tugas utama adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah.
Berdasarkan hasil analisis secara deduktif ditemukan adanya benang merah antara antara kebijakan pendidikan UU No. 20 tentang Sisdiknas Tahun 2003, UU No. 14 tentang Guru dan Dosen Tahun 2005 dan PP No. 74 Tahun 2008, bertujuan meningkatkan mutu Guru dan mewujudkan kesejahteraan Guru.
Kata Kuci: Mutu, Kesejahteraan Guru

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad Sanusi dkk, 1996, Studi Pengembangan Model Pendidikan Profesional Tenaga Kependidikan, Bandung: PPS IKIP.

Makmun 1996, Pengembangan Profesi dan Kinerja Tenaga Kependidikan, Bandung: PPS IKIP.

Mujtahid, 2009, Pengembangan Profesi Guru, Malang:UIN-Malang Press.

Mustofa. 2007. Upaya Pengembangan Profesionalisme Guru di Indonesia, Jogjakarta: Jurnal Ekonomi & Pendidikan, Volume 4 nomor 1.

Udin Syaefudin Sa’ud, 2009, Pengembangan Profesi guru, Bandung:Alfabeta.

Satori, Djam’an, 2016, Sistem Manajemen Mutu Sekolah, Bandung: Alfabeta.

Saudagar dan Idrus, 2009, Pengembangan Profesionalitas Guru, Jakarta: Gaung Persada Press.

Husin, H. Zulkifli, H. Rambat Nur Sasongko, 2003. Menata Manajemen Pendidikan, Antara Perbaikan Kualitas dan gaji Guru di Era Otonomi Daerah, Dalam: Jurnal Pendidikan dan kebudayaan, Nomor 043, Tahun ke 9, Juli.

Muchtaridi. 2004. Beda Guru Sekolah Negeri, Sekolah Swasta dan Bimbel. Homepage Pendidikan network.

Pasti, Y. Priyono. 2006. Kurikulum (Baru) atau Guru Bermutu, Pontianak Post, 13 Maret.

Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005, Tentang Standar Nasional Pendidikan, Jakarta: Depdiknas.

Tilaar, HAR. 1999. Beberapa agenda Reformasi Pendidikan Nasional

Tunjangan Fungsional Guru diusulkan Naik menjadi Rp. 500.000,-Harian Kompas, 4 Pebruari 2006.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, Tentang Sistem Pendidikan Nasional

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, Tentang Guru dan Dosen.

Zulfadli. 2006. Komitmen Memajukan Pendidikan, Pontianak Post, 4 Mei 2006

Published

2018-04-20