Eksplorasi Etnomatematika Dari Para Pengrajin Payung Geulis Tasikmalaya Jawa Barat

Penulis

  • Mega Nur Prabawati universitas siliwangi
  • Siska Ryane Muslim universitas siliwangi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan etnomatematika pada pembuatan Payung Geulis Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan metode etnografi. Subjek dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling dimana subjek merupakan seorang pengrajin Payung Geulis yang berada di Panyingkiran, Indihiang, Kota Tasikmalaya serta telah menjadi pengrajin selama lebih dari 10 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu peneliti sendiri dengan didukung beberapa instrumen lainnya yaitu pedoman observasi, pedoman wawancara, alat rekam dan kamera. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan bahwa terdapat kaitan antara Payung Geulis dengan matematika yang ditunjukkan dengan adanya unsur-unsur matematika berdasarkan konsep geometri. Konsep geometri tersebut diantaranya berupa geometri bangun datar, geometri bangun ruang, simetri, geometri transformasi (refleksi, translasi dan rotasi) dan kekongruenan..

 

Kata kunci: Payung Geulis, Geometri, Etnomatematika

 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Alangui, W.V. (2010). Stone Walls and Water Flows: Interrogating Cultural Practice and Mathematics. (Disertasi). Mathematics Education, University of Auckland, New Zealand.

Alwasilah, Chaedar. (2008). Pokoknya Kualitatif. Jakarta: Dunia Pustaka Jaya

Ascher, M., & Ascher, R. (1986). Ethnomathematics. History of Science, 24, 125-144.

Atmanto, E. Y. (2008). Metode Studi Kasus dalam Penelitian. Bandung: Erlangga

Barton, B. (1996). Ethnomathematics: Exploring Cultural Diversity in Mathematics. Unpublished doctoral dissertation, University of Auckland, Auckland, New Zealand.

D'Ambrosio, U., Ascher, M. (1994). Ethnomathematics: A Dialogue. For the Learning of Mathematics, 14 (2), 36-43.

Francois, K & Kerkhove, B.V. (2010). Ethnomathematics and Philosopy of Mathematics (Education). Dalam Philosophy of Mathematics: Sociological Aspectsand Mathematical Practice (hlm. 121-154). London: College Publication.

Gerdes, P. (1994). “Reflections on Ethnomathematics”. For the Learning of Mathematics.

Gufroni, A. I., & Shofa, R. N. (2018). ITGbM Implementasi Penjualan Online Untuk Pengelolaan Pemesanan Produk Payung Geulis Studi Kasus UKM Prima Dan Karya Utama Tasikmalaya. Jurnal Pengabdian Siliwangi, 4(1).

Gunawan, R. S., Widayaningsih, N., Kadarwati, N., & Hadinegara, M. L. (2017). Efisiensi Ekonomi dan Strategi Pengembangan Industri Kecil Payung Geulis Di Kelurahan Panyingkiran Kota Tasikmalaya. Sustainable Competitive Advantage (SCA), 7(1).

Moleong, Lexy J. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Norwani Mohd. Nawawi (2009). Songket Malaysia. Kuala Lumpur: Dewan bahasa dan Pustaka.

Puspitasari, N. (2016). Bentuk Penyajian Tari Payung Geulis Dalam Pertunjukan Angklung Badud Di Kampung Parakan Honje Kelurahan Sukamajukaler Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya. (Doctoral dissertation, Institut Seni Indonesia Yogyakarta).

Rahadi, D. R. (2018). Analisis Sektor Usaha Kecil & Menengah Menjadi Model Kewirausahaan Sosial Berbasis Ekonomi Kreatif. Firm Journal of Management Studies, 3(1), 16-31.

Ratnasari, A., Suryana, Y., & Apriliya, S. (2018). Buku Cerita Anak berbasis Kearifan Lokal Payung Geulis Tasikmalaya untuk Siswa SD. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 5(1), 274-285.

Segovia, R. M. (2018). Desain Terminal Bandar Udara Wiriadinata Tasikmalaya Dengan Pendekatan Arsitektur Tropis Kontemporer Bumi Pasundan Cibeureum, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Soedjadi, R. (2008) “Dasar-Dasar Pendidikan Matematika Realistik Indonesia”. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol. 1 No 2,

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Suherman, E. (2012). Belajar dan Pembelajaran Matematika. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Sumardianta, J. (2013). Mempersoalkan Kurikulum 2013. [Online]. Diakses dari www.tempo.co/read/kolom/2013/03/15/658/Mempersoalkan-Kurikulum-2013.

Sumardyono. (2008). Karakteristik Matematika dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Matematika. Yogyakarta: Depdiknas.

Turmudi. (2009). Landasan Filsafat dan Teori Pembelajaran Matematika (Berparadigma Eksploratif dan Investigatif). Jakarta Pusat: Leuser Cita Pustaka.

Zaslavsky, C. (1979). Africa Counts: Number and Pattern in African Culture. Brooklyn: Lawre

##submission.downloads##

Diterbitkan

2019-12-09

Terbitan

Bagian

Artikel