PENGARUH METODE VCT (VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING) HIV/AIDS TERHADAP SIKAP IBU HAMIL DI TIRTAJAYA, Karawang

Main Article Content

Rina Marlina, Maria Alia Rahayu

Abstract

HIV/AIDS merupakan penyakit mematikan yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya. HIV/AIDS dapat menyerang siapapun, tanpa terkecuali ibu hamil. WHO mengemukakan hingga saat ini 30% bayi lahir dari ibu terinfeksi HIV. Maka dari itu hendaknya setiap ibu hamil memeriksakan dirinya untuk memastikan bebas dari HIV/AIDS. Seringkali ibu hamil merasa bahwa dirinya sehat dan aman dari berbagai penyakit berbahya salah satunya adalah HIV/AIDS. Oleh karena itu ibu hamil minim sekali pemahaman mengenai HIV/AIDS dan enggan untuk diperiksa untuk deteksi HIV/AIDS. Tidak mudah untuk memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai betapa bahayanya HIV/AIDS dan betapa pentingnya pemeriksanaan dengan berbagai macam cara yang salah satunya adalah VCT (Voluntary Counseling And Testing). VCT adalah proses konseling pra testing, konseling post testing, dan testing HIV secara sukarela yang bersifat confidental dan secara lebih dini membantu orang mengetahui status HIV.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan HIV/AIDS pada ibu hamil dan mengetahui sikap ibu hamil terhadap perilaku pemeriksaan VCT di Puskesmas Tirtajaya. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian experimental dan menggunakan Uji Wilcoxon signed rank test, dimana uji ini merupakan alternatif bagi uji-t. Sampel pada peneitian inimenggunakan asidental sampling yaitu ibu hamil yang datang ke Puskesams Tirtajaya untuk memeriksakan kehamilannya pada bulan Agustus sampai September tahun 2017 yaitu 32 orang.
Hasil penelitian ini menunjukan nilai signifikan hasil uji Wilcoxon signed rank test yaitu 0,000 untuk pengetahuan dan sikap, nilai tersebut lebih kecil dari derajat kemaknaan (?) 0,05 artinya H0 ditolak dan Ha diterima. sehingga dapat diputuskan bahwa hipotesis pengaruh VCT (konseling) terhadap sikap ibu hamil dalam kesediaan dilakukan pemeriksaan HIV/AIDS. Maka dari itu tenaga kesehatan atau bidan dapat menggunakan metode VCT dalam upaya deteksi dini HIV/AIDS pada ibu hamil.


Kata Kunci : VCT, pemeriksaan HIV/AIDS

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Artikel

References

Ani Luh. Seri, Buku saku Anemia Defisiensi Besi masa Prfahamil dan hamil. Jakarta : EGC ; 2013

Pieter Herri Zan. Pengantar Komunikasi dan konseling dalam praktik Kebidanan. Jakarta : Kencana ; 2012

Katiandago Desmon, 2015. Epidemiologi HIV-AIDS, In Media: Jakarta

Noviana Nana. Catatan Kuliah Kesehatan Reproduksi dan HIV-AIDS. Jakarta : Trans Info Media (TIM) ; 2013

Notoatmodjo.Soekidjo. Pendidikan Perilaku Kesehatan. Jakarta :Rineka Cipta ;2003

Noviana Nana, 2016. Konsep HIV/AIDS, Seksualitas dan Kesehatan Reproduksi. Jakarta :Trans Info Media (TIM) ; 2016

Soekidjo Notoatmodjo. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan (Edisi Revisi 2012). Jakarta : Rineka Cipta ; 2012

Soekidjo Notoatmodjo. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta ; 2010

SoekidjoNotoatmodjo, 2015. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta :Rineka Cipta ; 2015

Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Pedoman Pelayanan Konseling dan Testing HIV/AIDS Secara Sukarela : 2008