Studi Hasil Tes Kebugaran Jasmani Siswa Kelas Atas di Sekolah Dasar Negeri 03 Talang Tulungagung Tahun Ajaran 2019

Penulis

  • Putra Aprilian Trisnata Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Yulingga Nanda Hanief Universitas PGRI Kediri
  • Ruruh Andayani Bekti Universitas PGRI Kediri

DOI:

https://doi.org/10.35706/jlo.v1i1.4047
Abstrak views: 26

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya data tentang kebugaran jasmani siswa di SDN 03 Talang Tulungagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesegaran jasmani siswa kelas atas di SDN 03 Talang Tulungagung. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes yaitu Tes Kebugaran Fisik Indonesia (TKJI). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas atas di SDN 03 Talang Tulungagung, yang berjumlah 56 anak yang terdiri dari 25 siswa pria dan 31 siswa wanita. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase tingkat kesegaran jasmani, yang terbagi dalam 5 kategori, yaitu: kurang satu kali, kurang, cukup, baik, dan sangat baik berdasarkan klasifikasi TKJI. Hasil penelitian diperoleh tingkat kebugaran jasmani siswa kelas atas di SDN 03 Talang Tulungagung, yaitu 0 anak (0%) dengan kategori sangat baik, 9 anak (16,07%) dengan kategori baik, 43 anak (76,79%) dengan kategori cukup , 4 peserta (7,14%) dengan kategori lebih sedikit, dan 0 peserta (0%) dengan kategori lebih sedikit. Frekuensi tertinggi berada pada kategori sedang, yaitu 43 anak (76,79%). Dengan demikian tingkat kesegaran jasmani siswa kelas atas di SDN 03 Talang Tulungagung termasuk dalam kategori cukup

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Agustiningsih, D. (2018). Pengaruh Gadget Terhadap Kebugaran Tubuh. Diambil dari https://gmc.ugm.ac.id/2018/11/03/pengaruh-gadget-terhadap-kebugaran-tubuh/

Endang Rini Sukamti, M. I. Z. R. B. (2016). Profil Kebugaran Jasmani Dan Status Kesehatan Instruktur Senam Aerobik Di Yogyakarta. Jurnal Olahraga Prestasi, 12(2), 31–40.

Husdarta. (2000). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Depdikbud.

Irianto, D. P. (2006). Panduan Gizi Lengkap Keluarga dan Olahragawan. Yogyakarta: Andi Offset.

Juliantien, S., & Yudiana. (2010). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: UPI.

Kemenkes RI. (2014). Pedoman Gizi Olahraga Prestasi. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Nasional, D. P. (2010). Tes Kesegaran Jasmani Indonesia. Jakarta.

Nurhasan, & Dkk. (2005). Petunjuk Praktis Pendidikan Jasmani. Surabaya: Unesa University Perss.

Paturusi, A. (2012). Manajemen Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Jakarta: PT. Asri Mahasatya.

Permatasari, F. D., Adi, A. C., & Dewi, R. C. (2018). Hubungan Status Gizi dan Level Aktivitas Fisik dengan Tingkat Kebugaran pada Pemain Bola Basket di UKM Basket Correlation Between Nutrition Status , Physical Activity and Fitness Level among Basketball Players in Student ’ s Basketball Club. https://doi.org/10.20473/amnt.v2.i4.2018.332-339

Prakoso, D. P., & Hartoto, S. (2015). Pengukuran Tingkat Kebugaran Jasmani Terhadap Siswa Yang Mengikuti Ekstrakulikuler Bolavoli di SMS DR.Soetomo Surabaya. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Volume 3(1), 9–13. https://doi.org/10.1098/rstb.2014.0015

Rosdiani, D. (2013). Perencanaan Pembelajaran dalam Pendidikn Jasmani dan Kesehatan. Bandung: Alfabeta.

Suharjana. (2008). Pendidikan Keugaran Jasmani. Yogyakarta: FIK UNY.

Yuliawan, D. (2016). Pembentukan Karakter Anak Dengan Jiwa Sportif Melalui Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan. Sportif, 2(1), 101–112.

Yustisiawan, A. O. (2014). Hubungan Antara Tingkat Frekuensi Kehadiran Mengikuti Latihan Futsal Dengan Tingkat Kebugaran Jasmani Di Maestro Futsal Academy. Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.

##submission.additionalFiles##

Diterbitkan

2020-09-17 — Diperbaharui pada 2020-10-13

Versi