Penentuan Prioritas Supplier Bahan Baku di Pabrik Boneka X Menggunakan Analytic Network Process

Penulis

  • Charly Djingga Program Studi Teknik Industri, Universitas Kristen Maranatha
  • Rainisa Maini Heryanto Program Studi Teknik Industri, Universitas Kristen Maranatha

DOI:

https://doi.org/10.35261/gijtsi.v2i01.5189

Abstrak

Supplier merupakan suatu entitas dalam rantai pasok yang memegang peranan penting untuk menjaga ketersediaan bahan baku sebuah industri manufaktur. Pada bagian pengadaan, aktivitas pemilihan supplier akan mempengaruhi kinerja perusahaan dan kepuasan konsumen. Pabrik X merupakan salah satu perusahaan pembuat boneka yang menggunakan kain acrylic sebagai bahan baku utama dan memiliki 6 supplier yang dapat memasok bahan baku tersebut. Saat ini, supplier yang memasok bahan baku tidak memenuhi standar kualitas perusahaan dan sering tidak dapat memenuhi jumlah bahan baku yang diinginkan perusahaan. Pabrik X ingin menentukan ulang prioritas supplier yang memasok kain acrylic. Metode yang digunakan dalam pengambilan keputusan adalah Analytic Network Process. Penelitian ini dimulai dengan wawancara dan penyebaran kuesioner dalam penentuan kriteria dan sub-kriteria. Proses pengolahan data menggunakan software Superdecisions yang telah divalidasi. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa jumlah kriteria tidak mengalami perubahan yaitu 5 kriteria dengan urutan kualitas, harga, pelayanan, pengiriman, dan respon dengan bobot berturut sebesar 0,309; 0,254; 0,226; 0,152; dan 0,057. Jumlah sub-kriteria bertambah dari 10 subkriteria menjadi 16 sub-kriteria dengan urutan yang memiliki pengaruh yang besar adalah kualitas bahan baku, kecepatan menanggapi pesanan, kemampuan memenuhi pesanan, moda pengiriman, dan harga bahan baku. Prioritas utama supplier mengalami perubahan menjadi PT QLL.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

I. N. Pujawan and M., Supply Chain Management, Yogyakarta: Penerbit ANDI, 2017.

D. Kurniawati, H. Yuliando and K. H. Widodo, "Kriteria Pemilihan Pemasok Menggunakan Analytical Network Process.," Jurnal Teknik Industri, vol. 15, no. 1, 2013.

L. J. Krajewski, L. P. Ritzman and M. K. Maholtra, Operation Management: Process and Value Chains, New Jersey: Pearson Prentice Hall, 2007.

P. S. Fong and S. K. Choi, "Final Contractor Selection Using the Analytical Hierarchy Process," Construction Management and Economics , vol. 18, pp. 547-557, 2000.

A. Alfian, I. A. Sandy and H. Fathurahman, "Penggunaan Metode Analytic Network Process (ANP) dalam Pemilihan Supplier Bahan Baku Kertas pada PT Mangle Panglipur," Jurnal Rekayasa Sistem Industri, vol. 2, no. 1, pp. 32-39, 2013.

M. Abdillah, I. and R. Hidayati, "Penerapan Metode Analytic Network Process (ANP) Berbasis Android Sebagai Sistem Pendukung Keputusan dalam Pemilihan Tempat Kos," Jurnal Coding, Rekayasa Sistem Komputer Untan, vol. 6, no. 3, pp. 12-22, 2018.

R. Mwikali, "Factors Affecting the Selection of Optimal Suppliers in Procurement Management," International Journal of Humanities and Social Science, vol. 2, no. 14, 2012.

T. L. Saaty and L. G. Vargas, Decision Making with the Analitic Network Process. Economic, Political, Social and Technological Applications with Benefits, Opportunities, Costs and Risks, Pittsburg: Springer, RWS Publication, 2006.

T. L. Saaty and L. G. Vargas, Decision Making with the Analytic Network Process, vol. 195, Part of International Series in Operational Research & Management Science: Springer, 2013.

T. C. Carter, "Supplier Relationship Management: Models, Considerations and Implcations for DOD.," Strategic Supply Industry Study Course, The Industrial College of the armed Forces, National Defense University, Washington, 2003.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-05-30

Cara Mengutip

[1]
C. Djingga dan R. M. Heryanto, “Penentuan Prioritas Supplier Bahan Baku di Pabrik Boneka X Menggunakan Analytic Network Process”, GIJTSI, vol. 2, no. 01, hlm. 37–49, Mei 2021.