Pengembangan Konsep Pendidikan Karakter

Dede Darisman

Penulis

  • Admin Hawari

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa: seringkali pendidikan agama dianggap sebagai salah satu media efektif dalam menginternalisasikan karakter luhur terhadap peserta didik. Akan tetapi kenyataannya, harapan tersebut belum mampu direalisasikan oleh PAI, karena belum dapat berperan secara optimal. Meskipun anggapan itu tidak sepenuhnya benar, tetapi paling tidak idealnya pendidikan agama memang dimaksudkan untuk meningkatkan potensi spiritual dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang berakhlak karimah. Melalui PAI, peserta didik diharapkan memiliki karakter-karakter tersebut. Pemahaman yang mendalam akan ajaran dan nilai-nilai agama Islam diharapakan mampu menjiwai perilaku dan tindakan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pengembangan PAI yang berorientasi pada pendidikan karakter diharapkan mampu membenahi kualitas pembelajaran PAI, sehingga mampu memberikan kontribusi dalam pembenahan akhlak bangsa. Atas dasar itu masalah dalam penelitian ini dirumuskan: bagaimana pengembangan konsep dasar pendidikan karakter dalam pembelajaran PAI di SMA Plus Darussalam Ciamis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 3 komponen penunjang keberhasilan pelaksanaan pembelajaran. Pertama, Tahap perencanaan, kedua Tahap Pelaksanaan dan ketiga, Tahap Evaluasi. Dari ketiga tahapan tadi tentunya faktor lain yang penting adalah Guru sebagai pelaksana dalam proses tersebut dengan berbagai metode yang diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2020-08-12

Cara Mengutip

Hawari, A. (2020). Pengembangan Konsep Pendidikan Karakter: Dede Darisman. Hawari: Jurnal Pendidikan Agama Dan Keagamaan Islam, 1(1). Diambil dari https://journal.unsika.ac.id/index.php/hawari/article/view/3933