Effect of Acid Base Source on Physical Properties in Effervescent Granule Formulation : A Review

Main Article Content

Reza Pratama
Ida Hasanah
Widya Nurasih
Novaliana Devianti Sagita

Abstract

Background: Indonesia has abundant natural resources, including types of herbal plants. Herbal plants in Indonesia have various health benefits and have been widely processed in the form of functional drinks. Aim:. To reduce the often undesirable taste and odor characteristics of herbal medicine, it can be further processed into derivative products that taste good and have a longer shelf life. One way is to process it into an effervescent preparation. Method: Searching and collecting journal information is carried out electronically, namely by accessing international and national journal search sites such as online from Pubmed, Google Scholar and Sciencedirect. by using the keywords "Effervescent Granules" and "Effervescent Herbal Drinks". Result: In effervescent granules there are acids and bases, the acids used are citric acid and tartaric acid which are acid components commonly used in effervescent granules. The use of a single acid will cause difficulties in its manufacture. The combination of citric acid and tartaric acid in effervescent granule preparations aims to simplify the process of making effervescent granule formulations. Conclusion: The results of existing literature studies show that the combination of acids in effervescent preparations greatly facilitates the process of forming effervescent granules. The use of different combinations of acid sources affects the physical properties of effervescent granules, including flow rate, dissolution time, pH and others. Sodium bicarbonate as a base source has the most significant influence on water content. The acid combination commonly used in making effervescent granules is citric acid and tartaric acid.


Keywords: Effervescent granules, citric acid, tartaric acid, sodium bicarbonate

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
1.
Pratama R, Hasanah I, Nurasih W, Sagita ND. Effect of Acid Base Source on Physical Properties in Effervescent Granule Formulation : A Review. PharmaCine [Internet]. 2024Mar.28 [cited 2024Jul.25];5(1):1-12. Available from: https://journal.unsika.ac.id/index.php/pharmac/article/view/11229
Section
Artikel

References

Afriani, K., Widiana, I., Maulia, G., Cahyotomo, A., Mualim, A. D., Pratama, M. R., & Jauhar, N. S. (2021). Pelatihan Pembuatan Herbal Effervescent Peningkat Imun Tubuh dan Produk Turunannya pada Masyarakat Cimahpar, Bogor, Jawa Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1–7.

Aloenida, Y. P., Jafar, G., & Fatmawati, F. (2021). Artikel Review : Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Efervesen Herbal Sebagai Antioksidan. Indonesia Natural Research Pharmaceutical Journal, 6(1), 76–87.

Anam, C., Kawiji, & Setiawan, R. D. (2013). Kajian Karakteristik Fisik Dan Sensori Serta Aktivitas Antioksidan Dari Granul Effervescent Buah Beet (Beta Vulgaris) Dengan Perbedaan Metode Granulasi Dan Kombinasi Sumber Asam. Jurnal Teknosains Pangan, 2(2), 21–28.

Astuti, R. D., & Wahyu, A. W. (2016). Formulasi dan Uji Kestabilan Fisik Granul Effervescent Infusa Kulit Putih Semangka. Jurnal Kesehatan, 11(1), 162–171.

Baitunnisyah, A., Subaidah, W. A., Wirasisya, D. G., Hajrin, W., & Juliantoni, Y. (2021). Formulasi Dan Uji Aktivitas Antiradikal Bebas Granul Effervescent Sari Buah Duwet (Syzygium cumini L.) Dengan Metode DPPH. Acta Pharmaciae Indonesia : Acta Pharm Indo, 9(1), 1. http://jos.unsoed.ac.id/index.php/api/article/view/3382

Diniatik, Astuti, I. Y., & Apriani, R. (2010). Formulasi Granul Effervescent Jamu Pegal Linu (Rimpang Temulawak, Rimpang Jahe, Rimpang Kencur Dan Buah Cabe Jawa) Dengan Kombinasi Asam Askorbat-Asam Sitrat Dan Kontrol Kualitasnya. Journal Pharmacy, 07(02), 77–89.

Dwi Nurahmanto, Prabandari, M. I., Triatmoko, B., & Nuri. (2017). Optimasi Formula Granul Effervescent Kombinasi Ekstrak Kelopak Bunga Hibiscus Sabdariffa L. Dan Ekstrak Daun Guazuma Ulmifolia Lam. Pharmacy, 4(02), 9–15.

Hakim, L. (2018). Kajian Rasio Natrium Bikarbonat Dan Asam Sitrat Pada Formulasi Serbuk Effervescent Berbasis Teh Hitam Dan Kayu Secang Terhadap Co₂ Terlarut, Waktu Larut Dan Sifat Organoleptik. Jurnal Teknologi Pangan Dan Hasil Pertanian, 13(2), 1. https://doi.org/10.26623/jtphp.v13i2.2377

Hefni, D., Suharti, N., & Srangenge, Y. (2022). Pembuatan Minuman Herbal Jahe Serbuk Dan Nata Lidah Buaya Dari Tanaman Obat Keluarga (Toga) Di Nagari Sikucur Kecamatan V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman. Hilirisasi IPTEKS, 5(4), 189–197.

Indriastuti, M., Astuti, A. F., Yusuf, A. L., & Akbar, F. (2023). Optimasi Formula Sediaan Granul Effervescent Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera L.). Medical Sains Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 8(3), 891–900.

Jamaludin, W. Bin, Masytoh, N., & Susiani, E. F. (2023). Formulasi Dan Uji Aktivitas Antioksidan Granul Effervescent Dari Kombinasi Ekstrak Etanol 70% Bunga Rosella (Hibiscus Sabdariffa L.) Dan Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.). Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.36387/jiis.v8i1.1065

Kailaku, S. I., Sumangat, J., & Hernani. (2012). Formulasi granul efervesen kaya antioksidan dari ekstrak daun gambir. J. Pascapanen, 9(1), 27–34.

Kamila, N. S., Prabandari, S., & Barlian, A. A. (2020). Pengaruh Kombinasi Sumber Asam Dan Basa Terhadap Sifat Fisik Formulasi Tablet Effervescent Ekstrak Etanol Kunyit Curcuma Domestica Val) Dan Kayu Manis (Cinnamomum Burmanii Bl). Politeknik Harapan Bersama Tegal, 1–9.

Lailiyah, M., Saputra, S. A., & Istighfarin, A. S. (2023). Formulasi dan uji aktifitas antioksidan dalam sediaan granul effervescent dengan perbedaan variasi kombinasi sumber asam terhadap laju larut granul dari herba pegagan (C entella asiatica (l.) Urb). Jurnal JIFS : Jurnal Ilmiah Farmasi Simplisia, 3(1), 45–52.

Lestari, A. B. S., & Natalia, L. (2007). Optimasi natrium sitrat dan asam fumarat sebagai sumber asam dalam pembuatan granul effervescent ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) secara granulasi basah. 18(1), 21–28.

Lobubun, N. A., & Chabib, L. (2022). Formulasi Granul Effervescent Ekstrak Aseton Rimpang Kencur (Kaempferia Galanga L.) dengan Variasi Konsentrasi Polivinilpirolidon. Journal of Pharmaceutical and Health Research, 3(3), 139–149. https://doi.org/10.47065/jharma.v3i3.2922

Lubis, R. T., Lubis, M. S., Dalimunte, G. I., & Sari, M. (2023). Formulasi Sediaan Minuman Serbuk Jeli Lidah Buaya ( Aloe Vera (L.) Burm. F.). Jurnal Farmasi, Sains, Dan Kesehatan, 2(2), 178–188.

Nisfiyah, I. L., & Desnita, R. (2011). Formulasi minuman serbuk instan kombinasi jahe ( Zingiber officinale rosc ) dan kunyit ( Curcuma domestica val .) dengan variasi gula pasir dan gula merah Formulation of instant powder drink combination of ginger ( Zingiber officinal e Rosc ) and turmeric.

Nur, A., Sabilla, V., & Fitriani, E. W. (2020). Pengaruh Variasi Komponen Asam-Basa terhadap Stabilitas Fisik Sediaan Effervescent Ekstrak Rimpang Temulawak ( Curcuma Xanthorrhiza Roxb .) selama masa Penyimpanan Dua Bulan. 9(September).

Nursanty, R. P., Subaidah, W. A., Muliasari, H., Juliantoni, Y., & Hajrin, W. (2022). Natrium Bikarbonat Terhadap Sifat Fisik Granul Effervescent Sari Buah Duwet (Syzygim cumini L.). Majalah Farmasi Dan Farmakologi, 26(April), 38–43. https://doi.org/10.20956/mff.v26i1.12800

Octavia, D. R., Nurafifah, D., & Utami, P. R. (2021). Formulasi dan Uji Hedonik Serbuk Effervescent Ekstrak Kunyit dengan Variasi Asam Sitrat dan Asam Tartat. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 4(4), 348–357.

Pratama, R., Azhary, D. P., Muhsinin, S., & Khumairani, A. (2023). Formulation And Evaluation of Effervescent Granule of White Temu Rhizome Extract ( Curcuma zedoaria ( Christm.) Roscoe.) as Antioxidant. 8(4), 1683–1692.

Rachmaniar, R., Kartamihardja, H., & Merry. (2016). 7. Daftar Pustaka Pemanfaatan Sari Buah Jambu Biji Merah (Psidium Guajava Linn.) Sebagai Antioksidan Dalam Bentuk Granul Effervescent*. JSTFI Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 5(1).

Rahmawati, I. F., Pribadi, P., & Hidayat, I. W. (2016). Formulasi dan evaluasi granul effervescent ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steen.). Pharmaciana, 6(2), 139–148. https://doi.org/10.12928/pharmaciana.v6i2.4078

Ramadhia, M. (2018). Pengolahan Lidah Buaya ( Aloe Vera ) Menjadi Granul Effervescent sebagai Minuman Kesehatan dan Analisis Peningkatan Nilai Ekonomisnya. Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Kewirausahaan, 7(2), 149–167.

Rusita, Y. D., & Rakhmayanti, R. D. (2019). Formulasi Sediaan Serbuk Effervescent Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.). 2, 118–125.

Santosa, L., Yamlean, P. V. Y., & Supriati, H. S. (2017). Formulasi Granul Effervescent Sari Buah Jambu Mete (Annacardium ocidentale L.). Pharmacon, 6(3), 56–64.

Sari, D. N., & Azizah. (2021). Pembuatan Minuman Instan Effervescent Daun Pegagan (Centella Asiatica (L.) Urban) Dengan Penambahan Effervescent Mix. Jurnal Pangan Dan Agroindustri, 9(4), 216–226.

Sari, P., Pratama, M. N., & Jayus, J. (2015). Formulasi Bubuk Effervescent Sarang Semut (Myrmecodia platyrea) yang Diperkaya Jahe, Kayu Manis, dan Secang Sebagai Minuman Fungsional. Jurnal Agroteknologi, 09(02).

Setiana, I. H., & Kusuma, A. S. W. (2018). Review Jurnal : Formulasi Granul Effervescent Dari Berbagai Tumbuhan. Farmaka, 16(3), 100–105.

Setiawan, A., & Pujimulyani, D. (2018). Pengaruh Penambahan Ekstrak Jahe Terhadap Aktifitas Antioksidan dan Tingkat Kesukaan Minuman Kunir Putih (Curcuma manggaVal.). Seminar Nasional Inovasi Pangan Lokal UntukMendukung Ketahanan Pangan, April, 1–7.

Sidoretno, W. M., Rosaini, H., Makmur, I., & Kharisma, F. D. (2022). Formulasi dan Evaluasi Granul Effervescent Kombinasi Ekstrak Kering Rimpang Jahe Merah , Temulawak dan Kayu Manis. JOPS (Journal Of Pharmacy and Science), 5(1), 21–35.

Sifaiya, L., Hasan, R., & Kholidah, N. D. (2023). Formulasi dan Evaluasi Fisik Serbuk Effervescent Ekstrak Etanol 96 % Daun Kelor ( Moringa oleifera ). Jurnal Farmasi Tinctura, 5(1), 10–18.

Sihombing, C., & Diana, V. E. (2016). Effervescent Powder Formulation of Guava Fruit Extract (Psidium guajava). Jurnal Dunia Farmasi, 1(1), 7–14.

Suena, N. M. D. S., Suradnyana, I. G. M., & Juanita, R. A. (2021). Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Granul Effervescent dari Kombinasi Ekstrak Kunyit Putih (Curcuma zedoaria) dan Kunyit Kuning (Curcuma longa L.). Jurnal Ilmiah Medicamento, 7(1), 32–40.

Sugiyanto, S., Wibowo, W., & Prayogo, D. (2022). Perbandingan Uji Sifat Fisik Serbuk Effervesent Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea.L). Malahayati Nursing Journal, 4(11), 2913–2924. https://doi.org/10.33024/mnj.v4i11.7214

Sulastri, L., Fariz, R. M., & Rizikiyan, Y. (2017). Formulasi Granul Effervescent Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L). Medical Sains Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 2(1), 25–33.

Syaputri, F. N., Saila, S. Z., Tugon, T. D. A., R, A. P., & Lestari, D. (2023). Formulasi dan Uji Karakteristik Fisik Sediaan Granul Effervescent Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum ruiz & pav.) Sebagai Antidiabetes. Lumbung Farmasi, 4(1), 191–198.

Tanjung, Y. P., & Puspitasari, I. (2019). Formulasi dan Evaluasi Fisik Tablet Effervescent Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L.). Jurnal Unpad Farmaka, 17(1), 1–14.

Utami, S. M., Ismaya, N. A., Ratnaningtyas, T. O., & Yunarto, N. (2022). Formulasi Sediaan Minuman Serbuk Fungsional Kombinasi Biji Jagung (Zea mays L.) dan Madu. Jurnal Kefarmasian Indonesia (JKI), 12(2), 109–117.

Wijayati, M., Saptarini, N. M., Herawati, I. E., & Suherman, S. E. (2014). Formulasi Granul Effervescent Sari Kering Lidah Buaya sebagai Makanan Tambahan. IJPST (Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology), 1(1).

Yameela, & Suprapto. (2016). Pengaruh penggunaan polivinil pirolidon (PVP) sebagai bahan pengikat terhadap sifat fisik dalam formulasi sediaan granul effervescent ekstrak buah asam gelugur (Garcinia atroviridis Griff. et Anders.). Farmasi, Fakultas Surakarta, Universitas Muhammadiyah, 72–80.

Yulia, M., & Wulandari, Y. (2022). Formulasi Serbuk Effervescent Sari Buah Kundur (Benincasa Hispida (Thunb) Cogn.) Dengan Variasi Natrium Bikarbonat. SITAWA : Jurnal Farmasi Sains Dan Obat Tradisional, 1(2), 41–49. https://doi.org/10.62018/sitawa.v1i2.6