PENTINGNYA MEMAHAMI PERAN WANITA BAGI WANITA MUSLIMAH

Penulis

  • Tajuddin Nur

DOI:

https://doi.org/10.35706/solusi.v10i21.88

Abstrak

Bumi merupakan tempat tinggal manusia yang terbaik. Tidak terbilang jumlahnya manusia yang telah, sedang, dan akan menjadi penghuni bumi. Semua manusia yang memeluk agama yang bersumber dari tauhid yang haq, percaya bahwa manusia pertama yang Allah ciptakan adalah Nabi Adam dan istrinya Hawa. Dan mereka berdualah manusia pertama yang menempati planet bumi ini. Di bumi itu mereka dibekali dengan petunjuk dan bimbingan agar dapat menjalankan kehidupan yang baik dan normal, agar dapat menjalankan tugas kekhalifahannya.
Dalam salah ayat-Nya Allah Azza wa Jalla telah berfirman:

 

Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, Maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati".(QS. Al-Baqarah/2:38).
Dengan demikian berarti sejak awal kehidupan manusia di muka bumi ini, kehidupannya telah dijalankan dalam bentuk kebersamaan, yang pada masa-masa berikutnya juga dilaksanakan oleh anak dan cucu Nabi Adam dan Hawa, hingga abad modern sekarang ini. Di bumi Adam tidak hidup sendirian, dia selalu didampingi istrinya, Hawa. Dari mereka berdualah berkembang biaknya umat manusia, generasi demi generasi. Allah Azza wa Jalla berfirman:

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Ibnu Katsir, Tafsir al-Qur’an al-Adhim, Beirut: Darul Fikr, 1994

Imam al-Bukhary, Shoheh al-Bukhari, Beirut: Darul Fikr, 1981

Imam Muslim, Shoheh Muslim, Beirut: Darul Fikr, 1988, cet. Ke-1

Abdul Halim Mahmud, Al-mar’atul Muslimah wa Fiqhud-Da’wah Ilallah, Cairo, Darul Wafa’, 1991

Sayid Sabiq, Fiqhus Sunnah, Jeddah, Al-Maktabah al-Khadamat al-Haditsah, tanpa tahun

Imam An-Nawawi, Shoheh Muslim bi Syarhin Nawawi, pentahqiq: Muhammad Fuad Abdul Baqi,Dr., Beirut: Darul Kutub al-Ilmiyah, 1995, cet. Ke-1

Ibrahim Mustafa, Ahamd Hasan Az-Ziyat,et all, Al-Mu’jam al-Wasit, Istambul: alMaktabah al-Islamiyah, tanpa tahun

Abdurrahmah Muhammad Abdullah ar-Riva’i,Dr., Tuntunan Haidh, Nifas dan

Istihadha( terjemah),Jakarta, Mustaqim, 2006

Hamka,Prof, DR., Kedudukan perempuan dalam Islam, Jakarta, Panji Mas, 1996

Mansour Fakih, Ratna Megawangi, at all, Membincang Feminisme, Surabaya, Risalah Gusti, 2000

M. Natsir, Fiqhud Da’wah,Jakarta, Yayasan Capita Selecta, 1996

Moch. Anwar, Fiqh Islam Tarjamah Matan Taqrib, Al-Ma’arif Bandung 1983 â€PERENCANAAN ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI

MENGGUNAKAN ENTERPRISE ARCHITECTURE PLANNING

##submission.downloads##

Diterbitkan

2011-12-01

Cara Mengutip

Nur, T. (2011). PENTINGNYA MEMAHAMI PERAN WANITA BAGI WANITA MUSLIMAH. Majalah Ilmiah SOLUSI, 10(21). https://doi.org/10.35706/solusi.v10i21.88