POTENSI INTERAKSI OBAT PADA RESEP PASIEN RAWAT INAP PEDIATRIK: STUDI RETROSPEKTIF DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK

Authors

  • Lely Sulfiani Saula Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia
  • Indah Laily Hilmi Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia

Abstract

Polifarmasi dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat. Pasien pediatrik merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap masalah tersebut. Studi ini bertujuan untuk menilai potensi interaksi obat pada pasien rawat inap pediatrik di salah satu rumah sakit ibu dan anak di Kota Bandung. Studi ini dilaksanakan pada Juni-Agustus 2019, bersifat deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel berupa resep pasien pediatrik yang telah memenuhi kriteria inklusi. Pengolahan data menggunakan database www.drugs.com. Dari 1149 resep inklusi, sebanyak 231 lembar resep (20,01%) berpotensi berinteraksi dengan 251 total interaksi potensial. Interaksi potensial mayor, moderat, dan minor sebesar 29,48%, 51,79%, dan 19,52%. Interaksi obat yang berpotensi terjadi adalah kombinasi ampisilin dengan gentamisin, sefotaksim dengan gentamisin, dan fentanil dengan midazolam.

Kata kunci: polifarmasi, interaksi obat, pediatrik

Downloads

Download data is not yet available.

References

Supardi S, Handayani RS, Herman MJ, Raharni, Susyanty AL. Kajian peraturan perundang-undangan tentang pemberian informasi obat dan obat tradisional di Indonesia. Jurnal Kefarmasian Indonesia. 2012;2(1):20-27.

Herdaningsih S, Ahmad M, Keri L, Nurul A. Potensi interaksi obat-obat pada resep polifarmasi: studi retrospektif pada salah satu apotek di kota Bandung. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia. 2016;5(4):288–292.

Dasopang ES, Urip H, Dharma L. Polifarmasi dan interaksi obat pasien usia lanjut rawat jalan dengan penyakit metabolik. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia. 2015;4(4):235-241.

Andriane Y, Sastramihardja S, Ruslami R. Determinan peresepan polifarmasi pada resep rawat jalan di rumah sakit rujukan. Global Medical and Health Communication. 2016;4(1):66-74.

Farhaty N, Rano KS. Risiko peningkatan efek samping terhadap interaksi obat warfarin dengan antibiotik. Farmaka. 2018;6(12):205-213.

Morales RO, Luis JG, Alfonso RL, Juan GE, Onofre MH. Potential drug-drug interactions and their risk factors in pediatric patients admitted to the emergency department of a tertiary care hospital in Mexico. PLOS ONE. 2018;1-14.

Astiti PMA, Mukaddas A, Safarudin. Identifikasi drug related problems (DRPs) pada pasien pediatric pneumonia komunitas di instalasi rawat inap RSD Madani provinsi Sulawesi Tengah. Galenika Journal of Pharmacy. 2017;3(1):57-63.

Musdalipah. Identifikasi drug related problem (DRP) pada pasien infeksi saluran kemih di rumah sakit Bhayangkara Kendari. Jurnal Kesehatan. 2018;11(1):39-50.

Rochjana AUA, Jufri M, Andrajati R, Sartika RAD. Masalah farmasetika dan interaksi obat pada resep racikan pasien pediatri: studi retrospektif pada salah satu rumah sakit di Kabupaten Bogor. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia. 2019;8(1):42-48.

Abubakar AR, Bashir AZC, Khalid GM, Mainul H. Drug interaction and its implication in clinical practice and personalized medicine. National Journal of Physiology, Pharmacy and Pharmacology. 2015;5(5):343-349.

Feudtner C, Dai D, Hexem KR, Luan X, Metjian TA. Prevalence of polypharmacy exposure among hospitalized children in the United States. Arch Pediatr Adolesc Med. 2012; 166:9-16.

Feinstein J, Dai D, Zhong W, Freedman J, Feudtner C. Potential drug-drug interactions in infant, child, and adolescent patients in children’s hospitals. Pediatrics. 2015;135(1):99-108.

Lindell OL, Korhonen MJ, Saano S, Helin TM, Naaranlahti T, Kokki H. Off-label and unlicensed drug prescribing in three paediatric wards in Finland and review of the international literature. J Clin Pharm Ther. 2009; 34:277-287.

Sjahadat AG, Muthmainah SS. Analisis interaksi obat pasien rawat inap anak di rumah sakit di Palu. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia. 2013;2:1–6.

Fitriani SW, Mutiara R, Malik A, Andriastuti M. Angka kejadian dan faktor yang memengaruhi potensi interaksi obat dengan obat pada pasien leukemia akut anak yang menjalani rawat inap. Sari Pediatri. 2016;18(2):129-136.

Drug Interactions Checker. Cherner Multum, Inc, Denver, CO [diakses Juni-Agustus 2019]. Tersedia dari: http:// www.drugs.com/.

Hendera, Sri R. Analisis risiko interaksi obat terhadap resep pasien klinik anak di rumah sakit di Banjarmasin. JCPS. 2019;2(2):148-153.

Bucsa CD, Cazacu I, Farcas AM, Bojita M. The prevalence of potential drug-drug interactions in the therapy of Romanian community pharmacy’s patients. Farmacia. 2012;60(4):510–6.

Kafeel H, Rukh R, Qamar H, Bawany J, Jamshed M, Sheikh R. Possibility of drug-drug interaction in prescription dispensed by community and hospital pharmacy. Pharmacol Pharm. 2014;5(4):401–7.

Hendera, Sri R. Analisis risiko interaksi obat terhadap resep pasien klinik anak di rumah sakit di Banjarmasin. JCPS. 2019;2(2):148-153.

Tatro DS. 2009. Drug interaction facts: the authority on drug interactions. Lippincott Williams & Wilkins, London.

Getachew H, Assen M, Dula F, Srikanth A, Bhagavathula. Potential drug–drug interactions in pediatric wards of Gondar University Hospital, Ethiopia: A cross sectional study. Asian Pac J Trop Biomed. 2016;6(6):534-538.

Downloads

Published

2019-12-05