KONTRA PROPAGANDA BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN TERORISME DALAM MENANGGULANGI PERKEMBANGAN RADIKALISME DI INDONESIA

Penulis

  • Bambang Wiji Asmoro Sadarusalam Program Studi Peperangan Asimetris, Universitas Pertahanan. Kawasan IPSC, Sentul, Sukahati, Citeureup, Bogor, Jawa Barat 16810 Indonesia
  • Khoirul Hasan Program Studi Peperangan Asimetris, Universitas Pertahanan. Kawasan IPSC, Sentul, Sukahati, Citeureup, Bogor, Jawa Barat 16810 Indonesia

Abstrak

Kajian ini terkait masalah kontra propaganda Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dalam menanggulangi propaganda penyebaran paham radikal yang saat ini terjadi. Kandungan isi propaganda yang mengarah kepada perkembangan radikalisme sampai saat ini, secara luas dan terus menerus berlangsung baik melalui media sosial maupun media komunikasi lainnya. Oleh karena itu, diperlukan sebuah langkah dari BNPT (Badan Nasional Penganggulangan Terorisme) melalui teknik kontra propaganda melawan perkembangan radikalisme, terutama yang mengarah kepada aksi terorisme. Teori yang digunakan dalam menganalisis adalah teori perkembangan radikalisme di Indonesia oleh Vedi Hadiz dan teori komunikasi oleh Hafied Cangara. Metodologi penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kontra propaganda yang dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme telah memiliki tujuan yang jelas terkait penanggulangan radikalisme di Indonesia. Berbagai sarana prasarana berupa saluran media massa yang ada baik yang bersifat online maupun offline, telah dimanfaatkan oleh pihak BNPT melalui Pusat Media Damai untuk menyebarkan wawasan perdamaian dan kebangsaan. Saran dari penelitian ini untuk dilanjutkan lagi sebagai penelitian lanjutan terkait perkembangan radikalisme di Indonesia.

 

Kata Kunci: Strategi, Kontra Propaganda, Radikalisme, Media Sosial

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2019-01-01