Pendekatan Ergonomi menggunakan NBM dan REBA untuk Merancang Fasilitas Kerja Pengupasan Kelapa Parut: Studi Kasus di Sebuah Toko Sayuran

Penulis

  • Anggina Sandy Sundari Program Studi Teknik Industri, Universitas Pancasila
  • Annisa Rizkiana Sari Program Studi Teknik Industri, Universitas Pancasila
  • Dino Rimantho Program Studi Teknik Industri, Universitas Pancasila
  • Desinta Rahayu Ningtyas Program Studi Teknik Industri, Universitas Pancasila

DOI:

https://doi.org/10.35261/gijtsi.v4i02.9898

Abstrak

Toko Sayur Mannisa adalah usaha yang menyediakan kelapa parut. Sebelum diparut, kelapa harus dikupas dahulu dimana aktivitasnya masih dilakukan secara konvensional. Berdasarkan observasi awal, kedua orang pekerja mengalami keluhan di beberapa bagian tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagian tubuh yang memiliki keluhan tertinggi dan melakukan analisis postur kerja agar dapat dibuat rancangan fasilitas kerja ergonomis. Metode untuk mengidentifikasi keluhan adalah Nordic Body Map (NBM), sedangkan metode untuk menganalisis postur kerja adalah Rapid Entire Body Assessment (REBA). Perancangan alat menggunakan data antropometri orang Indonesia. Berdasarkan NBM, keluhan tertinggi yang dirasakan dari kedua pekerja memiliki nilai 3 atau setara dengan 75% dimana nilai tersebut menyatakan bahwa keluhan yang dirasakan yaitu berupa rasa sakit di beberapa bagian tubuh. Berdasarkan analisis REBA, diperoleh nilai risiko pada aktivitas pengupasan batok dan kulit ari kelapa kepada dua orang pekerja adalah 8 hingga 10 atau berisiko tinggi. Perbaikan dilakukan dengan merancang fasilitas kerja yang sesuai, yaitu meja kerja untuk posisi berdiri.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

M. B. Sibuea, A. Lestari, F. Ahmad und N. Nasution, „Supply Chain Analysis of Copra (Empirical Studi in North Sumatra and Aceh),“ JASc: Journal of Agribusiness Sciences, pp. 53-57, 2021.

D. Ishak, Y. Djamalu und S. Akuba, „Perancangan Mesin Parut dan Peras Kelapa,“ Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo (JPTG), Bd. 1, Nr. 2, pp. 230-250, 2016.

M. G. Mona, J. S. Kekenusa und J. D. Prang, „Penggunaan Regresi Linear Berganda untuk Menganalisis Pendapatan Petani Kelapa Studi Kasus: Petani Kelapa di Desa Beo, Kecamatan Beo Kabupaten Talaud,“ JdC, pp. 196-203, 2015.

Yanto und B. Ngaliman, Ergonomi Dasar-Dasar Studi Waktu dan Gerakan untuk Analisis dan Perbaikan Sistem Kerja, Yogyakarta: Penerbit ANDI, 2017.

T. I. Oesman, E. Irawan und P. Wisnubroto, „Analisis Postur Kerja dengan RULA Guna Penilaian Tingkat Risiko Upper Extremity Work-Related Muscoskeletal Disorders. Studi Kasus PT. Mandiri Jogja Internasional,“ Jurnal Ergonomi Indonesia, Bd. 5, Nr. 1, pp. 39-46, 2019.

Z. F. Hunusalela, S. Perdana und G. K. Dewanti, „Analisis Postur Kerja Operator dengan Metode RULA dan REBA di Juragan Konveksi Jakarta,“ Jurnal IKRAITH-TEKNOLOGI, pp. 1-10, 2022.

M. Agustin, H. Tannady, O. A. Ferdian und S. I. G. Alamsjah, „Posture Analysis Using Nordic Body Map and Rapid Office Strain Assessment Methods to Improve Work Posture,“ Journal of Industrial Engineering and Management Systems, Nr. Vol. 14, No. 1, 2021.

D. R. Ningtyas und R. Amaliah, „Perancangan alat bantu untuk uji disolusi di laboratorium: studi kasus di sebuah industri farmasi,“ Intervensi Ergonomi pada Pengrajin Tempe dengan Pendekatan REBA dan OWAS (Studi Kasus di PRIMKOPTI Jakarta Selatan), Nr. Vol. 7 Issue 1, pp. 47-55, 2023.

M. K. Faudy und S. Sukanta, „Analisis Ergonomi Menggunakan Metode REBA Terhadap Postur Pekerja pada Bagian Penyortiran di Perusahaan Bata Ringan,“ Go-Integratif : Jurnal Teknik Sistem dan Industri, Nr. Vol. 03 No. 01, pp. 47-58, 2022.

I. Prawira, „Pengaruh Kompensasi, Kepemimpinan dan Fasilitas Kerja terhadao Kepuasan Kerja Pegawai,“ Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, Bd. 3, Nr. 1, pp. 28-40, 2020.

A. Christiani, P. C. Rahayu, R. V. Silalahi, E. Jobiliong, Laurence und A. Chandra, Perancangan Stasiun Kerja Penggorengan Ergonomis di UMKM Cemilan Keripik Desa Kranggan Tangsel,“ in Prosiding PKM-CSR, Jakarta, 2019.

P. Ariyo und M. Nuruddin, „Analisis Postur Tubuh Pekerja di Graph Multimedia Menggunakan Metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment) untuk Mengetahui Tingkat Risiko Pekerja Printing,“ Jurnal Teknik Industri, Bd. 8, Nr. 2, pp. 296-304, 2022.

H. Purnomo, Antropometri dan Aplikasinya, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2013.

P. M. Tarwaka, Ergonomi Indutri: Dasar-Dasar Ergonomi dan Implementasi di Tempat Kerja., Surakarta: Harapan Press Surakarta, 2014.

F. Kurnia und M. Sobirin, „Analisis Tingkat Kualitas Postur Pengemudi Becak Menggunakan Metode RULA dan REBA,“ Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material, Bd. 4, Nr. 1, pp. 1-5, 2020.

D. A. Anggraini und N. C. Bati, „Analisa Postur Kerja dengan Nordic Body Map & REBA pada Teknisi Painting di PT. Jakarta Teknologi Utama Motor Pekanbaru,“ Jurnal Photon, pp. 87-97, 2016.

M. I. Hamdy und Syamzalisman, „Analisa Postur Kerja dan Perancangan Fasilitas Penjemuran Kerupuk yang Ergonomis Menggunakan Metode Analisis Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Antropometri,“ Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, pp. 57-65, 2018.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-11-30

Cara Mengutip

[1]
A. S. Sundari, A. R. . Sari, D. . Rimantho, dan D. R. . Ningtyas, “Pendekatan Ergonomi menggunakan NBM dan REBA untuk Merancang Fasilitas Kerja Pengupasan Kelapa Parut: Studi Kasus di Sebuah Toko Sayuran”, GIJTSI, vol. 4, no. 02, hlm. 116–131, Nov 2023.