ADAB DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR

Authors

  • Masykur H. Mansyur IAIN Syekh Nurjati Cirebon DPK Unsika Karawang

Abstract

Kedudukan ilmu dalam Islam sangatlah tinggi. Bahkan ayat pertama kali diturunkan adalah perintah membaca, dan perintah membac tersebut sarat dengan adab (etika). Perintah ini sangat penting, karena inti belajar adalah membaca. Tidak ada proses belajar mengajar tanpa adanya aktifitas membaca. Membaca di sini maksudnya adalah mencakup segala usaha untuk menuntut ilmu dan mengamalkannya. Namun tidak semua membaca itu disebut belajar atau mencari ilmu. Al-Qur?an mengaitkan perintah membaca ini dengan bi-ismi rabbik (atas nama Tuhan). Islam sangat mengutamakan bagi penuntut ilmu untuk meneguhkan niat yang ikhlas kerena mengharap ridha Allah SWT, sebab menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Sehingga menuntut ilmu merupakan ibadah kepada Allah SWT. Sebagaimana sabda Rasulullah saw bahwa menuntut ilmu wajib atas setiap umat Islam.
Pendidikan pada hakikatnya tidak bisa dilepaskan dengan ilmu, guru dan murid, sebab pendidikan itu adalah proses thalabul „ilmi . Dalam hal mencari ilmu, para ulama menekankan betapa pentingnya adab dalam belajar mengajar. Bahkan mengetahui adab mencari ilmu lebih penting dari ilmu itu sendiri atau dengan kata lain sebagaimana Imam Syafi?i pernah berkata kepada kaum Quraisy “Pelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu”. Oleh sebab itu Allah SWT menjanjikan pahala yang besar terhadap para penuntut ilmu di jalan yang benar. Namun ada sebagian diantara para penuntut ilmu yang tidak mengetahui bagaimana adab dalam menuntut ilmu itu sendiri. Berdasarkan hal ini, penulis berusaha memaparkan “Adab dalam Proses Belajar Mengajar”.


Kata Kunci: Adab, Belajar Mengajar

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Attas, Syed Muhammad Naquib, Konsep Pendidikan dalam Islam, Terj. Haidar Bagir, Bandung, Mizan, 1984.

Al-Attas, Syed Muhammad Naquib, Islam and Secularism, Terj Khalif Muammar, Islam dan Sekularisme, Bandung, Institut Pemikiran Islam dan Pembangunan Insan, Cet II, 2010.

Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. The Concept of Education in Islam: A Framework for an Islamic Philosophy of Education, Kuala Lumpur: Muslim Youth Movement of Malaysia (ABIM) , 1980

Asy,ari, Hadratussyaikh KH.M.Hasyim Adabul „Alim walmuta?allim, terj. Tim dosen ma?had Aly Hasyim Asy?ari Pesantren tebu Ireng

Husaini, Adian, Pendidikan Islam, Membentuk Manusia Berkarakter dan Beradab, diterbitkan bersama, Cakrawala Publishing Jakarta dan Adabi Press Depok, 2012.

Husaini, Adian, “Pendidikan Karakter Berbasis Ta?dib”, dalam Jurnal TSAQAFAH, vol. 9, no. 2, 2013.

Koesoema A. Doni Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta, Grasindo, 2010.

Lickona, Thomas, Character Matters: How to Help Our Children Develop Good Judgment, Integrity, and Orther Essential Virtues, Terj. Jama Abdu Wamaungo dan Jean Antunes Rudolf Zien, Character Matters (Persoalan Karakter) Bagaimana Membantu Anak Membangun Penilaian yang Baik. Integritas dan Kebajikan Pentang Lainnya, Jakarta, Bumi Akasara, Cet. IV, 2016.

Megawangi Ratna, Semua Berakar pada Karakter “Isu-isu Permasalahan Bangsa”, Jakarta, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 2007

Mohamad Nor Wan Daud, Wan, dalam Majalah Hidayatullah, Edisi 02/XV-Juni 2002

Munawar-Rahman, Budhy, (Peny), Pendidikan Karakter Pendidikan Menghidupkan Nilai untuk Pesantren, Madrasah dan Sekolah, The asia Foundation, Cet. III, 2017.

Nuh, Muhammad, Kemendiknas Beri Perhatian khusus pada Pendidikan Karakter, Republika, 24 Maret 2010.

Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter Bab I, pasal 1 ayat [1.

Ridwan Kafrawi, et.al, Ensiklopedi Islam, Jakarta: PT.Ichtiar Baru Van Hoeve, Cet.III, 1994.

Tafsir, Ahmad. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, Cet IX, 2010.

Nawawi, Imam, Adab al-„Alim wa al-Muta?allim wa Adab al-Mufti wa al-Mustafti, Terj. Hijrian A. Prihantoro, Yogyakarta, Diva Press, 2018.

Published

2020-01-01