PENETRASI KONTEKS SOSIAL BUDAYA DALAM MEMBANGUN COLLABORATIVE GOVERNANCE PADA GUGUS TUGAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KORBAN PERDAGANGAN ORANG KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DI PROVINSI JAWA BARAT

Penulis

  • Rahmat Hidayat
  • Syamsuddin Syamsuddin

DOI:

https://doi.org/10.35706/jpi.v4i1.2004
Abstrak views: 52

Abstrak


Abstract.
Penentuan topik dilatarbelakangi oleh pertimbangan bahwa kompleksitas persoalan
trafficking dan kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak hanya dipicu oleh belum
adanya penyamaan visi, tujuan, strategi, dan aktifitas diantara para pihak dalam kerjasama
kolaboratif akan tetapi disebabkan pula oleh penetrasi konteks sosial budaya masyarakat
Sunda di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan
mengeksplorasi konteks sosial budaya di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan
pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Tekhnik pengumpulan data
menggunakan observasi partisipan, wawancara mendalam, dan studi literatur. Untuk menilai
validitas dan reliabilitas hasil penelitian maka peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber,
yaitu peneliti melakukan pemeriksaan data hasil penelitian yang diperoleh dari hasil observasi
partisipan, wawancara mendalam dengan informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa penetrasi dimensi sosial budaya sebagai salah satu faktor pemicu belum efektifnya
collaborative governance pada Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Korban
Perdagangan Orang, Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak di Provinsi Jawa Barat
adalah kemiskinan, tingkat pendidikan, permasalahan administratif, terbatasnya kesempatan
kerja, anak perempuan sebagai aset ekonomi, perkawinan dini, budaya komsumtif sebagaian
masyarakat sunda.

Kata Kunci: Penetrasi; Konteks Sosial Budaya; Collaborative Governance; Gugus Tugas
Pencegahan dan Penanganan Korban Perdagangan Orang.

 

 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Downloads

Diterbitkan

2019-07-25

Cara Mengutip

Hidayat, R., & Syamsuddin, S. (2019). PENETRASI KONTEKS SOSIAL BUDAYA DALAM MEMBANGUN COLLABORATIVE GOVERNANCE PADA GUGUS TUGAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KORBAN PERDAGANGAN ORANG KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DI PROVINSI JAWA BARAT. Jurnal Politikom Indonesiana, 4(1), 240-270. https://doi.org/10.35706/jpi.v4i1.2004

Terbitan

Bagian

Jurnal Politikom Indonesiana