Formulasi Pemanfaatan Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Sebagai Pestisida Nabati Papaya Leaf Extract Utilization Formulation (Carica papaya L.) as a Pesticide Vegetable

Isi Artikel Utama

Sukmawati
Ameliawati

Abstrak

Latar Belakang: Banyak masyarakat yang kurang memahami cara pakai pestisida sintetis tersebut sehingga dapat membahayakan bagi manusia. Penggunaan pestisida yang terbuat dari alam dapat menjadi solusi bagi masyarakat, bukan hanya bahan yang mudah di dapat melainkan juga kandungan bahan yang lebih aman dikarnakan menggunakan bahan alam. Daun pepaya (Carica Papaya L.) memiliki kandungan senyawa saponin dan juga flavonoid dimana senyawa tersebut dapat menyebabkan kematian pada hama. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikannya dalam sediaan pestisida kemudian dilakukan evaluasi sehingga dapat diketahui konsentrasi sediaan pestisida yang baik  Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental di Laboratorium dengan membuat 3 formula yang terdiri dari  F1 dengan konsentrasi ekstrak daun pepaya 8%, F2 12% dan F3 16%. Pengujian tersebut meliputi organoleptik, homogenitas dan pH. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji organoleptik yang dilakukan terhadap semua formulasi tidak memiliki banyak perbedaan, mulai dari bau dan bentuk sama-sama memiliki bentuk cair, bau khas daun pepaya, hanya saja konsentrasi dari yang kecil hingga besar mengalami warna cenderung coklat ke coklat kehijauan. Uji homogenitas hasil dari ketiga formulasi  menagalami tidak homogen dan hasil uji pH yaitu semakin banyak ekstrak, maka nilai pH nya semakin tinggi.Kesimpulan Ekstrak daun pepaya dengan konsentrasi 8%, 12%, dan 16% dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan pestisida.


Kata Kunci Pestisida, Daun Pepaya (Carica papaya L.), Hama, Pestisida, Pestisida Sintetis yang Berlebih

Unduhan

Rincian Artikel

Cara Mengutip
1.
Sukmawati S, Ameliawati A. Formulasi Pemanfaatan Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Sebagai Pestisida Nabati: Papaya Leaf Extract Utilization Formulation (Carica papaya L.) as a Pesticide Vegetable. PharmaCine [Internet]. 30 September 2024 [dikutip 4 April 2025];5(2):89-94. Tersedia pada: https://journal.unsika.ac.id/pharmac/article/view/12245
Bagian
Artikel

Referensi

Vandalisna V, Mulyono S, Putra B. Penerapan Teknologi Pestisida Nabati Daun Pepaya Untuk Pengendalian Hama Terung. J Agrisistem. 2021;17(1):56–64.

Listianti NN, Winarno W, Erdiansyah I. Pemanfaatan Ektrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Sebagai Insektisida Nabati Pengendali Walang Sangit (Leptocorisa acuta) Pada Tanaman Padi. Agriprima J Appl Agric Sci. 2019;3(1):81–5.

Adiartayasa W, Sritamin M, Puspawati M. Jurnal Pengenalan Insecta Pada Tanaman Angrek. Bul Udayana Mengabdi. 2017;16(1):51–7.

Matnawi H. Perlindungan Tanaman. 2008;

Amalia T. FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN LOTION EKSTRAK KETUMBAR (Coriandrum sativum L.) SEBAGAI ANTI NYAMUK Aedes albopictus. Parapemikir J Ilm Farm. 2021;11(1):66.

Padmasari PD, Astuti KW, Warditiani NK. Skrining fitokimia ekstrak etanol 70% rimpang bangle (z. J Farm Udayana [Internet]. 2013;2(4):1–7. Available from: https://ojs.unud.ac.id/index.php/jfu/article/view/7395/5645

Ikalinus R, Widyastuti S, Eka Setiasih N. Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Kulit Batang Kelor (Moringa oleifera). Indones Med Veterinus. 2015;4(1):77.

Andriani R, Budi A A, Dewi H C, Handayani D. Ekstraksi Batang Sereh, Daun Sirih Dan Daun Tembakau Untuk Produksi Pestisida Organik. J Inov Tek Kim. 2019;4(1):36–9.

Elinaningtyas R, Wibowo AA. Pengaruh Jenis Pelarut Dan Jumlah Pelarut Pada Ekstraksi Maserasi Limbah Kulit Bawang Merah Terhadap Biopestisida Yang Dihasilkan. DISTILAT J Teknol Separasi. 2024;10(1):296–302.