IMPLEMENTASI MODEL BRAIN-BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMA

Penulis

  • LISNA AGUSTINA Universitas Singaperbangsa Karawang
  • LESSA ROESDIANA Universitas Singaperbangsa Karawang
  • ADI IHSAN IMAMI Universitas Singaperbangsa Karawang

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pencapaian dan peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang menggunakan model brain-based learning dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran ekspositori. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian non equivalent control group. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di MA Nihayatul Amal Purwasari dengan teknik pengambilan sampel yang dilakukan secara purposive sampling dipilih kelas XI MIA (N = 33) sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model brain-based learning dan kelas XI IIS (N = 34) sebagai kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran ekspositori. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, dan insturmen yang digunakan mencakup instrumen tes kemampuan penalaran matematis, setelah data dikumpulkan kemudian dianalisis. Berdasarkan hasil analisis data, pencapaian dan peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang menggunakan model brain-based learning lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran ekspositori.

 

Kata Kunci: kemampuan penalaran matematis, model brain-based learning

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Agustiani, L. (2016). Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP melalui Pendekatan Problem Solving. Skripsi Universitas Singaperbangsa Karawang: Tidak diterbitkan.

Ainun, N. (2015). Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Madrasah Aliyah Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament. Jurnal Peluang. 4 (1), 55-63.

Apriyanti. (2016). Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis melalui Model Pembelajaran Discovery Learning pada Siswa SMP di Kabupaten Karawang. Skripsi Universitas Singaperbangsa Karawang: Tidak diterbitkan.

Fadillah, A. (2016). Pembelajaran Matematika dengan Model CORE melalui Pendekatan Keterampilan Metakognitif terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP. Jurnal Prima. 5 (2), 15-24.

Haqi, R., Susilawati, W., & Juariah. (2017). Analisis Perbandingan Penalaran Kreatif Soal Ujian Nasional Matematika Tahun 2016 Tingkat Sekolah Lanjutan Atas. Jurnal Analisa. 3 (2), 148-156.

Hendriana, H., & Soemarmo, U. (2014). Penilaian Pembelajaran Matematika. Bandung: Refika Aditama.

Hidayat, R. (2017). Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa melalui Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri pada Siswa SMP PGRI Pangkalan Kelas VIII. Skripsi Universitas Singaperbangsa Karawang: Tidak diterbitkan.

Isnaeni, S., Fajriyah, L., Risky, E.S., Purwasih, R., & Hidayat, W. (2018). Analisis Kemampuan Penalaran Matematis dan Kemandirian BelajarSiswa SMP pada Materi Persamaan Garis Lurus. Journal of Medives. 2 (1), 107 – 115.

Jensen, E. (2011). Pemelajaran Berbasis-Otak. Jakarta: Indeks.

Kemendikbud. (2016). Silabus Mata Pelajaran Sekolah Menengah Atas/ Madrasah Aliyah/Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMA/MA/SMK/MAK). Jakarta

Kuswidi, I. (2015). Brain-Based Learning untuk Literasi Matematis Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika. 6 (2), 195-202.

Lestari, K. E. (2014). Implementasi Brain Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi dan Kemampuan Berpikir Kritis serta Motivasi Belajar Siswa SMP. Jurnal Pendidikan UNSIKA. 2 (1), 36 – 46.

Lestari, K. E., & Mokhammad R. Y. (2015). Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: Refika Aditama.

Mikrayanti. (2016). Meningkatkan Kemampuan Matematis melalui Pembelajaran Berbasis Masalah. Suska Journal of Mathematics Education. 2 (2), 97-102.

Nahar, N. I. (2016). Penerapan Teori Belajar Behavioristik dalam Proses Pembelajaran. Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial. 1, 64 – 74.

Nahdi, D. S. (2015). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Penalaran Matematis Siswa melalui Model Brain Based Learning. Jurnal Cakrawala Pendas. 1 (1), 13 – 22.

Nur, I. R. D. (2016). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Brain Based Learning. Jurnal Pendidikan UNSIKA. 4 (1), 26 – 41.

Puspitasari, H. D. M. (2016). Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematik Siswa melalui MAN Rengasdengklok melalui Metode Penemuan Terbimbing. Skripsi Universitas Singaperbangsa Karawang: Tidak diterbitkan.

Reswita. (2015). Perbandingan Kemampuan Komunikasi dan Disposisi Matematis antara Siswa yang Belajar Melalui Model Problem-based learning (PBL) dan Siswa yang Belajar Melalui Model Discovery Learning. Tesis UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Sayoga, R. (2017). Penerapan Model Pembelajaran Brain-Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMA. Skripsi Universitas Singaperbangsa Karawang: Tidak diterbitkan.

Sagala, P. N. (2014). Penerapan Metode Brain Based Learning pada Mata Kuliah sebagai Upaya Meningkatkan Komunikasi Matematis dan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Mahasiswa. Jurnal Tarbiyah. 21 (1), 52 – 74.

Sukoco, H., & Ali, M. (2016). Pengaruh Pendekatan Brain Based Learning terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis dan Self-Efficacy Siswa SMA. Jurnal Pendidikan Matematika. 11 (1), 11-24.

Toluanna. (2015). Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw. Skripsi Universitas Singaperbangsa Karawang: Tidak diterbitkan.

Yusuf, Y. P. (2017). Strategi Brain-Based Learning dalam Pengajaran Bahasa Jepang di MAN Mojokerto. Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya. 4 (1), 98-118.

Zulkarnaen, R. (2017). Penerapan Pendekatan Realistik Berbantuan ICT terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas VII. Jurnal Euclid. 3 (2), 578– 587.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-06-26

Terbitan

Bagian

Artikel